Andai engkau tahu ini Ramadhan terakhir bagimu
Andai engkau tahu ini Ramadhan terakhir bagimu,
Pastilah engkau bersimpuh selalu mengingat Nama-Nya,
Menyanyikan bait cinta kasih dan pujian-pujian untuk-Nya,
Andai engkau tahu ini Ramadhan terakhir bagimu,
Pastilah engkau mengingat-Nya setiap saat,
Engkau rapikan sholatmu menjadi Ala Waktiha, tidak seperti selama ini yang hanya Fii Waktiha,
Sholatmu pastilah menjadi sangat berkualitas, Khusu’ tawadhu’ sebagaimana seorang hamba saat memohon sesuatu kepada Tuannya,
Merenungi akan sumpah yang terus saja engkau ingkari.
Ingatkah janjimu bahwa sholatmu, ibadahmu, hidup dan matimu hanya engkau serahkan kepada-Nya?
Andai engkau tahu ini Ramadhan terakhir bagimu,
Pastilah rumahmu akan engkau hiasi dengan amal sholeh,
Engkau tak akan melepas sedetikpun tanpa melantunkan firman-firman-Nya.
Siang malam senantiasa mengabdi pada-Nya.
Saat siang tiba, engkau singkap lebih banyak waktu diantara urusan duniamu untuk menyatakan cintamu kepada-Nya.
Saat malam tiba, qiyamu lail menjadi akrab bagimu.
Andai engkau tahu ini Ramadhan terakhir bagimu,
Pastilah engkau kenang kembali dosa-dosamu,
Durhaka kepada ayah bunda karena telah melupakan mereka,
Menangis karena tak sempat berziarah menabur doa untuk mereka.
Air mata membanjir dari matamu,
Membasahi hatimu yang penuh dosa dan nista.
Andai engkau tahu ini Ramadhan terakhir bagimu,
Pasti engkau akan bercucuran air mata,
Mengharap, memohon untuk bertemu Ramadhan berikutnya,
Dengan nikmat yang telah engkau Rasakan.
DH, 2012.


Komentar
Posting Komentar