"Mau gue kenalin, gak?" (Bagian Akhir Part 3 - Selesai)
... cerita sebelumnya "Kamu mau jadi pacar Aku?" tanyaku kikuk. Meski sudah berusaha terlihat baik-baik saja, meski kumulai dengan candaan sederhana pelepas ketegangan, nyatanya, aku tetap mati gaya. Kulihat, sate taichan yang baru saja ia pegang, diletakkan kembali. Diam sejenak. "Iya, Aku mau, Kak." Jawabnya. Detak jam seketika berhenti. Semilir angin yang sejak tadi menyapu tempat taichan, senyap. Hanya detak jatungku terdengar berdegup kencang. Semakin kencang. Kami berdua seketika diam, hanya memandang antara satu dengan yang lain. Senyum terkulum simpul, wajahku mungkin seperti kepiting rebus. Merah, malu-malu. "Terima kasih, yaa... " Hanya itu yang keluar dari mulutku. Selebihnya aku tak bisa berkata-kata lagi. "Semoga jalan kita terus mulus, ya, Kak." Jawabnya kembali setelahnya. "Iya, pun jika ada rintangan dan hambatan di tengah perjalanannya, semoga kita bisa melewatinya dengan baik bersama-sama, ya." Akhirnya, kalimat...


