Dua belas ipa satu VCR dua ribu delapan

XII IPA 1 dengan Jaket kelas baru :)

saat galau gini, mengingat masa-masa putih abu-abu emang tepat kayaknya, hehe..



Kurang lebih enam-tujuh tahun lalu, saat kita diakhir kelas sebelas. Terdengar gossip bahwa kelas akan dipisah. Kontan hal ini langsung menimbulkan banyak protes dan keberatan. Semua kelas ingin mempertahankan kelas dan temannya masing-masing. Sama seperti kaka kelas kita yang unjuk rasa sampai akhirnya dibatalkan pisah, angkatan kita nggak berhasil. Ya, angkatan tiga belas atau dua ribu delapan harus dipisah.
Mungkin karena dari situlah muncul kelas yang aneh, kelas yang terdiri dari sekumpulan orang-orang berperilaku ajaib yang kemudian dikelompokkan dalam satu wadah yang bisa menampungnya. Dua belas ipa satu.
Awalnya kita semua masih nge-gank sama kelasnya masing-masing (meski sampe akhir jga masih ada siih,hehe) tapi lama-kelamaan, karena merasa satu nasib dan seperjuangan. Muncullah kekuatan mistis yang mengikat antara satu dengan yang lainnya (untuk ini agak dilebih-lebihkan).
Dihari pertama,
orang yang mendapat kehormatan (kesialan lebih tepatnya) adalah ORIDHO ALFIAN (ORIDHO) sebagai ketua kelas. Badan gede plus kepala botak cocok buat ngejagain kita dari serangan luar yang bisa mengancam, meski dia malah sering kena ledekkan ADITYO AGUNG KAWDAR (TIO) yang emang hobi banget ngeledek semua orang tanpa terkecuali.
Kelas ipa satu ini kelas ipa yang terpisah dari gerombolan ipa yang lain. Kelas kita nyampur sama kelas ips. Entah karena berisik, atau karena nggak ada tempat lagi. Atau bisa juga karena ada WHENDA CAHAYA DIYOGA  (JIDAD) yang jidad luasnya bikin kita nggak muat gabung sama kelas ipa lain diseberang.
Setiap hari banyak kejadian atau tingkah aneh yang dilakukan spesies-spesies ini. Dimulai dari main game lewat hape via blutut yang tiap saat dimaenin SUBAGYO BAGUS YUWONO (SBY), BIMO SETIAWAN (BIMO), kadang juga kakek EDY PRIYANTO (EDI). Meski mereka main lewat hape orang lain. Aksi pinjam meminjam sudah biasa disini.
Lain halnya ulah ‘nenek’ kita DWI NURAINI yang selalu tidur tiap ada kesempatan. Nggak nanggung-nanggung jam pelajaran pun diembatnya. Mungkin faktor umur yang bikin kaya gitu. Hehehe. Ternyata spesies ipa satu ini juga bervariasi jenis sifat dan habitatnya. Bayangkan, disaat ISNANIYAH RIZKY (ISNA) berisik, ada juga loh yang suaranya nyaris tak terdengar seperti HAFIZ MUFLIH RUSTAM (APIT), EMMY AYNI (EMMY), SARI FRAMNESTY (SARI) dan kadang AYU KUSUMA SARI (AYU) yang seperti punya dunianya sendiri. Entah apa yang mereka pikirkan, tapi kalau meledak bisa seperti trio bin*l DESY DEWANTY (DESY) sang nidji holic, IRMAWATI (MIGER), dan ratu bok*p yang sekarang jadi bidan loh NABILAH (BILAH).
Kalo ngomongin sekolah, nggak lengkap kalo nggak ngomongin gurunya ya? Spesies kita ini juga banyak pengalaman mistis dengan guru-guru kita. Ada NURZAINUDIN (ZAED) yang masuk telat saat pelajaran pak mimid dan hebatnya ia nggak ketauan, pak mimid nggak ngeliat dia masuk (inget nggak kalian?) jago ya dia. Sakti malah. Lain lagi sama FAJAR NURCAHYO (FAJAR) yang selalu apes kalo pelajaran bu nur sama bu nina. Pasti kepanggil mulu. Tapi itu semua berkesan banget loh buat kita (karena kita nggak jadi tumbal) hehe.
Selain guru, kurang lengkap kalo kita nggak ngomongin soal ce-i-en-te-a a.k.a CINTA. Meski spesies kita ini aneh bin langka, kita juga nggak ketinggalan jaman sama yang namanya cinta. Dimulai pasangan AHMAD HARIS (HARIS) dan RAHMANI (MANIL), disusul AGUNG SEKTI LAKSANA (EINSTEN) dengan permaisuri TATIEK SURYANI (TATIK) dan kalo nggak salah RITA RIYANTI (RITA) sama MULYADI (bang MOEL) juga pernah merajut kasih meski semua pasangan ini tidak dapat mempertahankan rumah tangga mereka. Entah karena adanya pasangan ketiga atau sudah tidak adanya kecocokkan seperti selebritis tanah air. But, mereka tetep jadi temenan ko  setelah ‘cerai’nya itu.
Tidak lupa peristiwa pembuatan jaket kelas ‘resident’ cokelat yang kita pamerin keseluruh jagad raya sekolah dengan berfoto-foto di lapangan bola deket danau. Semua tampak bangga dan dilanjutkan berfoto-foto dimanapun dengan kamera N73 YAN PARIKESIT (YAYAN) yang setia mendampingi kita. Kalo ngomong soal foto, kita juga pernah foto buat ‘album kenangan’ yang nasibnya entah seperti apa sampai saat ini ya? Tema kelas kita yang ‘jenius bin aneh’ di jembatan kawasan perumahan Bintaro. Inget nggak si kembar Srikandi DEVI NIRMALA SARI (DEVI) dan DWI RATNA ARLYN (ARLIN) yang pake gaun segede alaihim? Beeuuuhhh ngalahin gaunnya nia ramadhani mungkin.
Eits, kita juga punya seleb looohh… ada MUHAMMAD IQBAL REZKYARTO (IQBAL) yang banyak fansnya dimanapun, kapanpun, dan siapapun. Tapi, banyak yang sirik dengan ketampanannya dan mengaku kalau ia adalah saudara kembar yang terpisah -TIO- yang kepedean.
Nggak terasa hampir satu taun kita bareng, spesies aneh dikumpulkan. Tiba saatnya kita menghadapi cobaan terberat menjadi pelajar, yakni adalah UAN. Apesnya angkatan kita, kita pertama kali ujian enam pelajaran. Coba bayangin? Untung spesies kita nggak ada yang meranggas kaya poon jati, ngebuang buntut kaya cicak atau bunuh diri yang sempat trend saat itu. kita sering ngadain yasina tiap malem jumat, puasa bareng senen-kamis dan berdoa supaya lulus semua (untuk yang satu ini boleh dicontoh).
Selain berdoa, kita juga berusaha dengab belajar loh. Terbukti dengan keikutsertaan kita di bimbel sekolah. Tiap pulang sekolah kita bimbel, bukan bimbel nya yang kita inget, tapi makan bareng sebelum bimbel yang selalu terasa sampai saat ini (nggak juga si). Ada ROSI SISWIYUANITA (OCI), TRI ASTUTI (TRI-AS), dan ANGGITA NOVERINA (GITA)  yang jatah makannya kadang kita habisin bersama (maafkan kita ya), salah sendiri makanannya enak. Hehe.
Ohya, sebelum kita UAN, udah ada spesies kita yang keterima universitas duluan looh. Ada LINDA LOUIS ASTI NDUN (NDUN) dan HAIRUL (HAIRUL juga) yang keterima di IPB (bukan promosi loh saya), ada CANREKERTA (CANRA) dan BIMO di Telkom Bandung, ada Rita juga di Uin, Arlyn dan pokoknya ipa satu menghasilkan siswa terbanyak yang keterima di kampus sebelum lulus (Bangga dooong).
Akhirnya ujian yang menyiksa dimulai. Banyak spesies ini yang belajar tidak ada henti-hentinya. Contoh missal FENTI FITRIANA (FENTI), META APRIANTI (META) juga kami para spesies langka tentunya. Semua ingin menghasilkan yang terbaik. Kita saling membantu dan nggak pernah mikirin keegoisan kita masing-masing. Entah keajaiban dari mana, inget gak kalian? Semua anak ipa dikumpulin diperpus sama anak kelas ipa lain, disana ngebahas strategi-strategi ujian. Dari cara ngasih jawabanlah, cara keluar ke toilet, cara ini dan itu. tapi tiba-tiba ada yang bilang kalo kelas kita, ipa satu dipanggil pak muslim. Alhasil kelas kita doang yang pergi dan gak ngikutin rapat itu. dan pasti kalian inget kan, saat dikelas ternyata pak muslim nggak ada. Dan sebenarnya nggak ada yang manggil kita. Mungkin Tuhan berkehendak lain. Alhasil kita rapat sendiri didalem kandang kita. Kita ngelakuin yang wajar-wajar aja. Yang penting saling membantu dan nggak boleh egois. (yang ini beneran mistis lo pemirsa).
Terakhir kita bersama sebelum perpisahan, kita semua nginep dirumah PRIHATINI RAHAYU (NINIK) sehari sebelum pengumuman kelulusan. Dari mulai zikir dan doa bareng, makan bareng sampe nggak tidur loh semaleman. Terus, saat dini hari yang seharusnya hasil udah keluar, kenyataannya sedang ada masalah jaringan. Entah siapa yang bikin usul, kita bareng-bareng pergi kerumah Ibu NURTOHIDAH (Bu NUR)-walikelas tercinta kita. Dini hari, pagi-pagi buta kita ngeganggu tidur beliau. Demi hasil ujian yang membuat penasaran, kita ngegerebek bu Nur tanpa pikir mateng-mateng. Saat bu Nur keluar, kita langsung menyerbu dengan satu tujuan, “Bu gimana hasil ujian?” “IPA satu lulus nggak Bu?”. Semua sangat menanti jawabannya. Setelah beberapa saat kita menunggu, beliau mengatakan bahwa ipa satu LULUS SERATUS PERSEN!! Yeeeaaahhhh…. Kita semua sujud syukur dan mengucap hamdallah bersama-sama. Terbayang perjuangan kita selama ini dan terbayar sudah. Namun, disaat kebahagiaan itu datang, berita duka juga sempat kita rasakan. Ada sekitar Sembilan orang dari sekolah kita yang tidak lulus. Empat dari ips dan lima dari ipa. Dan kita semua mengenalnya dengan baik. mereka sahabat kita.
Setelah pengumuman itu, kita semua disibukkan dengan persiapan perpisahan, persiapan ke universitas, persiapan kerja dan ada juga yang mempersiapkan pernikahan seperti RAHMAH NURMITA SARI (MAK AJI). Selamat ya Ma aji, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawardah dan warahmah.. maaf kita nggak bisa dateng dihari bahagiamu itu.
Teman… Sewaktu hari kita kan berpisah, sewaktu saat kita kan saling melupakan, Sewaktu saat kita tidak bisa seperti ini… Tapi, sebelum waktu itu tiba, percayalah.. Kalau Persahabatan tak akan pernah pudar oleh waktu..
Teman… Dari batu kita belajar ketegaran, Dari air kita belajar ketenangan,Dari kegelapan kita belajar keberanian, Dan dari seorang sahabatlah kita belajar arti hidup…
Sejauh apapun kita berpisah, Sesibuk apapun kita nanti, percayalah meski langkah kita berbeda nantinya,Waktu tidak akan memisahkan gelar Sahabat dari kita semua…
Selamat berjuang sahabat ‘putih abu-abu’. Emang bener kalo masa SMA masa yang paling menyenangkan ya. Nggak perlu mikirin cari uang seperti kalian yang mungkin kini sudah bekerja. Buat yang masih kuliah, tetep harus menikmati ujian meski tidak seperti dulu rasanya. Semoga kelak kita bisa bertemu dan menceritakan segala kesuksesan kita. Jaga tali persaudaraan ini ya… XII IPA 1 IS THE BEST!
Baca dan mengerti saja… Mereka menyayangimu tapi bukan kekasihmu, Mereka perhatian kepadamu tapi bukan dari keluargamu, Mereka siap bagi rasa sakit tapi mereka tidak berhubungan darah denganmu, Mereka adalah SAHABAT… Sahabat sejati… Marah seperti ayah, peduli seperti ibu, Mengganggu seperti kakak, mengesalkan seperti adik, Dan terakhir… Menyayangimu lebih dari kekasih…
 Wassalam,
Hairul ajah.
numpang promosi ah..
hub saya: 085692173598 (masih sama kaya dulu) undang-undang ya kalo nikah,hehe
fb: : lumah_enakrul@yahoo.com (Hairul Anam)
twitter: @HAI_RUL (follow yaa)
makasih yaa..

persiapan UAN :)


Komentar

Postingan Populer